Nokia Asha 210, Ponsel Khusus Pencinta WhatsApp Harga 600 ribuan

tekno harga dan spesifikasi, tekno price and specs, images-pictures tech specs of tekno
Setelah lama tidak terdengar membesut ponsel amount menengah kebawah, kini perusahan asal finlandia ini membuat perangkat terbarunya dengan Asha 210. Mungkin nokia berfikir bahwa selama ini mereka terlalu fokus dengan menciptakan produk amount distinguished aim sehingga melupakan untuk membuat perangkat murah seperti Asha 210 ini. Keunggulana yang bakan diusung oleh ponsel ini adalah dibenamkannya fitur canggih berupa dyed-in-the-skin pin WhatsApp, ternyata WhatsApp memiliki perang yang besar dalam keoptimalan perangkat ini.

WhatsApp adalah aplikasi chating yang tidak mengharuskan para penggunannya menggunakan pulsa, anda hanya butuh koneksi internetny, dan sepertinya perangkat Asha inipun khusus diperuntukkan bagi pengguna WhatsApp. Bagi anda yang suka berkirim pesan maka keberadaan Qwerty pada Nokia Asha 210 ini akan membantu anda. Tampilan yang akan dihadirkan pada layar 2.4 inci dengan resolusi 320 x 240 piksel.

Spesifikasi yang akan dihadirkan berupa fitur konektivitas WiFi yang memiliki kemudahan terutama untuk menghidupkan WiFi anda tinggal menggunakan tombol khusus sebagai jalan pintar, konektivitas tambahan lainnya berupa Bluetooth serta microUSB.

Dalam hal ini Nokia akan membesut dua versi dari Nokia 210, yakni dari versi release SIM ticket serta versi dual SIM ticket. Dan khusus untuk versi dual SIM ticket, terdapat fitur Straightforward Swap yang memudahkan untuk berganti SIM ticket. Di bagian belakang terdapat kamera 2MP dan memori domestic berkapasitas 64MB.

Ponsel ini kemungkinan akan dijual pada kuartal ini. Ada lima pilihan warna yang bisa dipilih, yakni kuning, cyan, hitam, magenta dan hitam. Untuk harga yang akan dibandrolkan pada Nokia Asha 210 berkisar $72 atau sekitar Rp 600.000,-.

Incoming search terms:

  • harga Nokia Asha 210 Dual SIM
  • nokia dibawah 600ribuan

Original source : Nokia Asha 210, Ponsel Khusus Pencinta WhatsApp Harga 600 ribuan